Senin, 06 Januari 2014

Cerpen

Anak petani yang  berbeda sifat

               Ada seorang petani yang mempunyai dua orang anak yang bernama Cindy Gulla dan Stella Cornelia. Cindy adalah anak yang rajin, baik hati, dan selalu taat kepada orang tua, sedangkan sifat Stella adalah kebalikan dari adiknya, pemalas, dan selalu membantah perintah orangtua nya Stella pun selalu memarahi ayah nya, karena ayah nya tidak pernah memberikan apa yang Stella mau dan Stella pun menanyakan pada ayah nya “ Yah Kapan sih kita menjadi orang kaya? Dari dulu hidup kita selalu seperti ini kapan yah kapan? Aku sudah bosan dengan hidup kita yang seperti saat ini” Ayah nya menjawab “ Sabar nak Allah sedang menguji kita kita harus bersabar nak” Stella meninggalkan ayah nya dengan penuh amarah.
Pada suatu hari Stella ingin mengadu nasib ke kota, tetapi dikota Stella tidak mendapat pekerjaan, di kota tidak ada satupun orang yang menawarkan pekerjaan, hidup Stella lebih buruk dari pada tinggal bersama ayah nya dan akhirnya Stella pun menjadi gelandangan yang tidak mempunyai apa-apa, seiring berjalan waktu Cindy dan ayah nya pun berhasil sukses di desa tersebut. Cindy yang masih bersama orang tua nya merasa sangat bahagia, tidak seperti kakak nya Stella yang memutuskan untuk mengadu nasib ke kota, Cindy sukses karena hasil kerja keras Cindy dan ayah nya. Cindy dan ayah nya menggelar pesta rakyat karena keberhasilan nya, hal itu menjadi adat turun temurun bagi petani yang sukses, rakyat desa tersebut berriang-riang dan bersenang-senang pada hari itu, pesta rakyat jarang sekali terjadi di desa tersebut, Stella pun berjalan dari kota menuju desa nya untuk mencari ayahnya dan meminta maaf, ketika Stella tiba dirumah lama nya rumah tersebut sudah tidak berpenghuni lagi, Stella pun terus menerus mencari keberadaan ayah dan adik nya.

Stella pun melihat pesta  rakyat seluruh rakyat desa berkumpul disana, tidak disengaja Cindy pun terkejut melihat kakak nya yang tidak ter urusberada di pesta yang ia gelar bersama ayah nya, keadaan Stella yang mengharukan, rambut tidak ter urus, baju dekil, dan tidak mengenakan alas kaki, Cindy pun memberitahu ayah nya soal hal ini, “ Yah Cindy melihat kakak Stella Berada di sana” ayahnya menjawab “ Dimana Cin kamu melihat kakak mu? Ayah sudah rindu pada kakak mu sudah lama ayah tidak bertemu dengan nya suruh dia masuk kerumah ya Cin” Cindy pun menghampiri Stella, Cindy berkata kepada kakak nya “ Hai kak? Apakah kamu adalah kakak ku yang bernama Stella? “ Stella Menjawab “ Benar dik, aku adalah kakak mu Stella maafkan aku ya dik atas perbuatan ku dulu” Cindy menjawab “ Iya kak udah aku maaf kan kok dari dulu, ayo kak kita kerumah kak ayah sudah menunggu kakak” Stella menjawab “ Terimakasih ya dik Kamu sangat baik hati” sesampai dirumah Ayah pun langsung memeluk Stella tanpa perasaan jijik sedikit pun “ Anak ku ayah sudah rindu dengan mu nak” Stella menjawab “ maafkan segala perbuatan ku yah, aku sangat menyesal” Ayah nya berkata “ Ya nak sudah ayah maafkan sejak dulu, kamu jangan pergi lagi ya nak” Stella menjawab “ Baik ayah”.
Akhirnya keluarga tersebut menjadi keluarga yang bahgia selamanya.

Amanat yang dapat kita ambil dari cerita tersebut adalah: Kita harus selalu bersyukur atas nikmat yang telah diberikan tuhan kepada kita.

Nama: M.Hafidz Alkhoiri
Kelas: 8 . 2

Tidak ada komentar:

Posting Komentar